Program Umroh Plus AlUla bersama Refal Hady diselenggarakan oleh Amayya Tour pada 5–13 Oktober 2026. Paket perjalanan keluarga premium ini memadukan ibadah di Madinah dan Makkah dengan eksplorasi sejarah di kawasan AlUla, didukung persiapan manasik komprehensif serta fasilitas kenyamanan lintas usia.
Setiap perjalanan ke Tanah Suci membawa cerita yang berbeda. Semua bermula dari sesuatu yang sederhana: sebuah niat tulus, yang dilanjutkan dengan ikhtiar nyata dan doa yang tak pernah henti.
Hingga akhirnya Allah mengundang dan memudahkan jalan menuju dua tempat mulia, Makkah Al-Mukarramah dan Madinah Al-Munawwarah—tempat di mana doa-doa yang telah lama dipanjatkan bermuara, kerinduan mendalam akhirnya terobati, dan kesempatan berharga untuk beribadah bersama orang-orang tercinta menjadi kenyataan.
Pada 5–13 Oktober 2026, Amayya Tour mendampingi jamaah dalam perjalanan Umroh Plus AlUla bersama Refal Hady. Perjalanan ini mencakup Madinah, kunjungan ke kawasan bersejarah AlUla, hingga Makkah sebagai tempat pelaksanaan rangkaian ibadah umroh.
Bagi setiap jamaah, perjalanan ini memiliki makna tersendiri. Ada kesempatan untuk beribadah, menyaksikan tempat-tempat yang selama ini hanya dikenal melalui cerita, serta menikmati kebersamaan dalam suasana yang berbeda dari keseharian.
Perjalanan ini menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Refal Hady seorang publik figure atau aktor, yang turut menjalani ibadah umroh bersama jamaah Amayya.
Bagi Amayya, setiap jamaah memiliki tempat yang sama istimewanya. Semuanya adalah keluarga, yang wajib dijaga dan mendapatkan yang terbaik.
Melalui dokumentasi Umroh Plus AlUla Oktober 2026 ini, kita dapat melihat rangkaian perjalanan yang mempertemukan ibadah, sejarah, dan kebersamaan di Tanah Suci.

Daftar Isi
Persiapan Umroh: Perjalanan Dimulai Sebelum Keberangkatan
Perjalanan umroh tidak dimulai ketika pesawat lepas landas. Ada proses persiapan yang perlu dijalani agar jamaah memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai ibadah dan perjalanan yang akan mereka ikuti.
Manasik menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan tersebut. Melalui pembekalan ini, jamaah dapat mempelajari rangkaian ibadah umroh, memahami hal-hal yang perlu diperhatikan, apa saja yang perlu dibawa, serta mempersiapkan diri sebelum berangkat.
Persiapan juga berkaitan dengan kebutuhan masing-masing jamaah. Perjalanan bersama keluarga, misalnya, memerlukan perhatian terhadap kondisi fisik, kebutuhan istirahat, perlengkapan pribadi, dan kesiapan anggota keluarga yang berbeda usia.
Bagi Amayya Tour, mengenal kebutuhan jamaah sejak sebelum keberangkatan merupakan bagian dari upaya menghadirkan perjalanan yang lebih tertata. Dengan persiapan yang baik, jamaah memiliki bekal untuk menjalani perjalanan dengan lebih tenang.
5 Oktober 2026: Memulai Perjalanan Menuju Tanah Suci
Tibalah waktu untuk memulai perjalanan yang telah dipersiapkan.
Keberangkatan menuju Tanah Suci menjadi momen yang istimewa bagi banyak jamaah. Di balik koper yang telah disiapkan dan jadwal perjalanan yang telah direncanakan, tersimpan doa, harapan, serta rasa syukur atas kesempatan untuk beribadah secara langsung.
Madinah: Menyambut Kota yang Dirindukan
Alhamdulillah… akhirnya kami tiba di Kota Jeddah, selanjutnya menempuh perjalanan ke Kota Suci Madinah Al Munawarrah.
Bagi umat Islam, berkunjung ke Madinah memiliki makna yang istimewa. Kota ini lekat dengan sejarah kehidupan Rasulullah SAW, perkembangan Islam, dan keberadaan Masjid Nabawi yang menjadi tujuan banyak jamaah untuk beribadah serta menyampaikan salam kepada Rasulullah.
Melihat Masjid Nabawi secara langsung menghadirkan pengalaman yang berbeda dari sekadar menyaksikannya melalui foto atau video. Kubah hijau, menara yang menjulang, dan hamparan pelataran masjid menjadi bagian dari suasana yang dapat dinikmati jamaah selama berada di Madinah.
Bagi sebagian jamaah, momen seperti ini menjadi kesempatan untuk sejenak menjauh dari kesibukan sehari-hari. Ada ruang untuk memperbanyak doa, merenungkan perjalanan hidup, dan mensyukuri kesempatan berada di tempat yang telah lama dirindukan.

Kebersamaan Refal Hady bersama Jamaah Amayya
Salah satu bagian dari dokumentasi perjalanan ini adalah kebersamaan Refal Hady bersama jamaah Amayya di area Masjid Nabawi.
Perjalanan mempertemukan orang-orang dengan latar belakang berbeda dalam satu rombongan. Mereka datang dengan harapan masing-masing, tetapi memiliki kesempatan untuk berbagi pengalaman selama berada di Madinah.
Bagi Amayya, dokumentasi semacam ini bukan sekadar catatan visual perjalanan. Foto dan video menjadi bagian dari arsip pengalaman jamaah, yang kelak dapat mengingatkan mereka pada suasana, kebersamaan, dan perjalanan yang telah dilalui.
Foto-foto di Madinah
Raudhah: Kesempatan Berdoa di Tempat yang Istimewa
Raudhah tempat impian banyak orang, dirindukan, dan selalu ingin berlama-lama di sana.
Dari Abu Hurairah, ia berkata dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Antara rumahku dan mimbarku adalah di antara taman surga.” (HR. Bukhari no. 1196 dan Muslim no. 1391)
Raudhah memiliki kedudukan istimewa dalam Islam dan dikenal sebagai tempat yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah serta doa. Karena itu, kesempatan untuk beribadah di sana dapat menjadi pengalaman personal bagi setiap jamaah.
Melangkitkan doa-doa untuk kebaikan pribadi, pasangan, keturunan, orang tua hingga orang-orang tercinta dunia akhirat.
Tidak semua pengalaman batin mudah diceritakan melalui kata-kata. Setiap orang memiliki cara sendiri dalam menghayati ibadah dan memaknai kesempatan yang diperolehnya.
Karena itu, makna perjalanan umroh tidak selalu dapat diukur dari banyaknya tempat yang dikunjungi. Pengalaman beribadah, kesempatan untuk berdoa, dan ketenangan dalam menjalani setiap proses juga menjadi bagian yang penting.
Dalam perjalanan ini, Madinah dan Raudhah menjadi bagian dari rangkaian pengalaman yang dapat dikenang jamaah setelah kembali ke rumah.
Selain itu, jamaah juga mengikuti rangkaian seperti ziarah Nabawi: menyusuri jejak sejarah Rasulullah di sekitar Masjid Nabawi, city tour Madinah: seperti ke Masjid Quba, dll.
Al Ula: Mengenal Jejak Sejarah dan Lanskap Arab Saudi
Setelah perjalanan di Madinah, jamaah Amayya melanjutkan pengalaman dengan mengunjungi AlUla, kawasan di Arab Saudi yang dikenal dengan lanskap gurun, formasi batuan, dan warisan sejarahnya.
Al Ula menghadirkan suasana yang berbeda dari Madinah dan Makkah. Bentang alamnya memperlihatkan sisi lain Arab Saudi, dengan formasi batuan yang khas dan kawasan bersejarah yang menyimpan jejak peradaban masa lalu.
Bagi jamaah, kunjungan ke Al Ula menjadi kesempatan untuk mengenal lebih jauh kekayaan sejarah dan lingkungan di kawasan tersebut.
Perjalanan ini memberikan perspektif yang berbeda. Jika Madinah lekat dengan sejarah kehidupan Rasulullah SAW dan Makkah menjadi tujuan utama pelaksanaan ibadah umroh, AlUla menghadirkan pengalaman mengenal warisan sejarah serta lanskap alam Arab Saudi.
Ketiga kawasan tersebut menawarkan karakter pengalaman yang berbeda, sehingga perjalanan Umroh Plus Al Ula memiliki rangkaian cerita yang lebih beragam.

Menggabungkan Ibadah dan Pengalaman Perjalanan
Kunjungan ke Al Ula melengkapi perjalanan jamaah dengan pengalaman di luar aktivitas ibadah utama.
Jamaah dapat menikmati lanskap alam, mengenal kawasan bersejarah, serta mengamati sisi lain Arab Saudi yang mungkin belum pernah mereka lihat secara langsung.
Tentu, pengalaman setiap jamaah dapat berbeda. Ada yang lebih menikmati pemandangan, ada yang tertarik pada sejarah, dan ada pula yang menghargai kesempatan untuk berbagi pengalaman bersama rombongan.
Melanjutkan Perjalanan ke Makkah
Setelah menjalani perjalanan di Madinah dan kunjungan ke AlUla, jamaah melanjutkan perjalanan menuju Makkah.
Di kota ini, jamaah menjalani rangkaian ibadah umroh yang menjadi tujuan utama perjalanan ke Tanah Suci.
Bagi banyak orang, melihat Kakbah secara langsung merupakan pengalaman yang sulit dijelaskan dan dibandingkan dengan apa pun yang pernah mereka bayangkan sebelumnya. Ada rasa haru, syukur, dan kesempatan untuk kembali menata niat serta memperbanyak doa.
Setiap jamaah memiliki pengalaman personal ketika berada di Masjidil Haram. Ada yang membawa harapan bagi keluarga, ada yang ingin memperbaiki diri, dan ada pula yang mensyukuri kesempatan beribadah setelah melalui perjalanan hidup yang panjang.
Foto-foto saat umroh
Dalam situasi seperti ini, kesiapan dan pendampingan tetap menjadi bagian penting dari perjalanan.
Jamaah perlu memahami rangkaian ibadah yang dijalani, memperhatikan kondisi fisik, dan menyesuaikan aktivitas dengan kemampuan masing-masing. Bagi keluarga yang bepergian bersama anak atau orang tua, kebutuhan tersebut menjadi semakin penting untuk diperhatikan.
Umroh Keluarga Premium: Ketika Kenyamanan Berarti Perhatian
Perjalanan umroh bersama keluarga memiliki dinamika yang berbeda dari perjalanan seorang diri.
Ada pasangan yang ingin menikmati ibadah bersama. Ada orang tua yang ingin menemani anak-anaknya menuju Tanah Suci. Ada pula keluarga yang ingin membawa ayah dan ibu agar dapat beribadah bersama selagi kesempatan masih terbuka.
Setiap keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda.
Anak-anak membutuhkan perhatian terhadap keamanan, kenyamanan, dan waktu istirahat. Orang tua atau lansia mungkin memerlukan dukungan mobilitas. Pasangan dan anggota keluarga lainnya juga membutuhkan kesempatan untuk menjalani ibadah sesuai kondisi masing-masing.
Karena itu, persiapan umroh keluarga sebaiknya tidak hanya berfokus pada tanggal keberangkatan, hotel, dan jadwal perjalanan. Kebutuhan setiap anggota keluarga perlu dipahami sejak awal.
Inilah pendekatan yang menjadi bagian dari positioning Amayya Tour sebagai Spesialis Umroh Keluarga Premium.
Bagi Amayya, premium tidak berhenti pada fasilitas yang terlihat. Maknanya juga terletak pada persiapan yang tertata, komunikasi yang jelas, perhatian terhadap kebutuhan jamaah, dan pendampingan yang mempertimbangkan kondisi mereka.
Melalui proses profiling sebelum keberangkatan, Amayya berupaya memahami kebutuhan jamaah agar persiapan perjalanan dapat dilakukan secara lebih personal.
Tujuannya bukan menjanjikan perjalanan tanpa kendala. Sebaliknya, perjalanan yang dipersiapkan dengan baik memberikan landasan yang lebih kuat untuk menghadapi kebutuhan dan perubahan yang mungkin muncul selama perjalanan.
Sebab, ketika keluarga berangkat bersama, kenyamanan bukan hanya tentang fasilitas. Kenyamanan juga berarti mengetahui bahwa kebutuhan setiap anggota telah dipertimbangkan dengan baik, bisa fokus dan tenang dalam beribadah.
Refal Hady dalam Perjalanan Umroh Amayya Oktober 2026
Kehadiran Refal Hady menjadi salah satu bagian menarik dari perjalanan Umroh Plus Al Ula bersama Amayya Tour.
Dokumentasi kebersamaannya bersama jamaah di Madinah menjadi bagian dari cerita perjalanan yang berlangsung selama rombongan berada di Tanah Arab.
Namun, perjalanan ini tidak hanya tentang kehadiran seorang public figure/aktor.
Ada jamaah yang menjalani ibadah dengan harapan personal. Ada keluarga yang ingin berbagi pengalaman di Tanah Suci. Ada pula momen kebersamaan yang terbentuk ketika orang-orang dengan latar belakang berbeda menjalani perjalanan dalam satu rombongan, dll.
Bagi Amayya, setiap jamaah memiliki tempat penting dalam cerita tersebut.
Kehadiran Refal Hady menjadi bagian dari dokumentasi perjalanan, sementara pengalaman ibadah dan kebersamaan para jamaah tetap menjadi inti dari perjalanan itu sendiri.
Pada akhirnya, sebuah perjalanan tidak hanya dikenang melalui nama-nama yang hadir di dalamnya, tetapi juga melalui pengalaman yang dibawa pulang oleh setiap orang.
Kembali ke Indonesia, Membawa Pulang Cerita
Perjalanan Umroh Plus Al Ula Amayya Tour berlangsung pada 5–13 Oktober 2026, dengan rangkaian perjalanan yang mencakup Madinah, AlUla, dan Makkah.
Kepulangan menandai berakhirnya perjalanan secara fisik. Namun, pengalaman yang diperoleh selama berada di Tanah Suci dapat terus menjadi bagian dari cerita para jamaah.
Ada kenangan yang tersimpan dalam foto dan video. Ada pengalaman yang akan diceritakan kembali kepada keluarga. Ada pula doa, rasa syukur, dan refleksi personal yang menyertai kehidupan setelah perjalanan selesai.
Tidak semua pengalaman harus diceritakan dengan cara yang sama. Setiap jamaah memiliki hal yang paling berkesan bagi dirinya sendiri.
Amayya memandang perjalanan sebagai rangkaian pengalaman yang perlu dipersiapkan dengan baik, dijalani dengan pendampingan yang tepat, dan dikenang sebagai bagian dari perjalanan hidup setiap jamaah.
Semoga setiap langkah ibadah yang telah dijalani membawa kebaikan dan menjadi pengingat untuk terus menjaga rasa syukur setelah kembali ke rumah.
Merencanakan Umroh Bersama Keluarga?
Setiap keluarga memiliki cerita, kebutuhan, dan harapan yang berbeda ketika merencanakan perjalanan ke Tanah Suci.
Karena itu, persiapan sebaiknya dimulai dengan memahami siapa saja yang akan berangkat, kondisi setiap anggota keluarga, serta bentuk pendampingan yang dibutuhkan selama perjalanan.
Travel Amayya Tour menghadirkan layanan Umroh Keluarga Premium dengan pendekatan personal, persiapan yang terarah, dan perhatian terhadap kebutuhan jamaah.
Mulai dari perjalanan bersama pasangan, membawa anak ke Tanah Suci, hingga mendampingi orang tua dan keluarga tiga generasi, setiap rencana perlu dipersiapkan dengan mempertimbangkan kebutuhan keluarga yang akan menjalaninya.
FAQ (Pertanyaan Umum)
Kapan jadwal keberangkatan Umroh Plus AlUla bersama Refal Hady?
Perjalanan Umroh Plus AlUla bersama Refal Hady ini berlangsung pada tanggal 5 hingga 13 Oktober 2026 bersama Amayya Tour.
Destinasi apa saja yang dikunjungi dalam paket umroh ini?
Rangkaian perjalanan mencakup ibadah di Madinah, Raudhah, city tour, eksplorasi situs lanskap sejarah di AlUla, serta pelaksanaan rangkaian ibadah umroh di Makkah.























